Blogroll

5 Cara Mudah Melindungi Flashdisk dari Virus



Sejak awal kehadirannya, flashdisk dipergunakan untuk menyimpan data dan sering dimanfaatkan sebagai sarana untuk memindahkan data dari perangkat yang satu ke perangkat yang lainnya. Flashdisk ini sendiri terdiri atas berbagai macam kapasitas penyimpanan. Namun, sama seperti komputer, flashdisk juga cenderung rentan terinfeksi virus.
Baca juga : driverpack 13 full offline installer for windows 7

Cara melindungi flashdisk dari virus

Jika flashdisk anda terkena virus, maka bisa mengakibatkan file-file yang ada di dalamnya menjadi tersembunyi, terduplikasi atau bahkan rusak dan hilang. Nah, untuk menghindari hal-hal tidak menyenangkan tersebut, Anda dapat mempraktekkan sejumlah cara melindungi flashdisk dari virus. Adapun cara yang dimaksud beberapa diantaranya ialah sebagai berikut.

1. Mengubah read-only atau write protected


Cara melindungi flashdisk dari virus lain yang juga ampuh ialah dengan membuat flashdisk berada dalam kondisi Read-Only. Jadi misalkan ada teman yang hendak mengcopy data dari flashdisk Anda. Anda bisa merubah statusnya menjadi Read-Only terlebih dahulu agar lebih aman.

Maksud dari Read-Only ialah data yang ada dalam flashdisk bisa dibaca akan tetapi tidak bisa ditambah data baru. Dengan demikian, data tersebut menjadi lebih aman karena tidak bisa diotak-atik. Sebenarnya sejumlah flashdisk mempunyai panel agar bisa berpindah dari yang awalnya full access menjadi write protected atau Read-Only secara mandiri.

Akan tetapi, kebanyakan flashdisk usb tidak mempunyai panel tersebut. Nah, bila kebetulan flashdisk Anda termasuk yang tidak memilikinya, maka Anda harus melakukannya secara manual sesuai langkah-langkah berikut:

Langkah tutorial

  • Tancapkan flashdisk pada port USB 
  • Buka CMD dengan cara klik kanan kemudian jalankan sebagai admin
  • Jalankan command DISKPART dan pilih LIST DISK dengan tujuan untuk melihat pada disk berapa flashdisk Anda berada
  • Ambil contoh flashdsik ada dalam disk 1, maka Anda dapat menjalankan command Select Disk 1 agar bisa memilih flashdisk yang dimaksud
  • Selanjutnya berikan proteksi Read-Only menggunakan command ATTRIBUTES DISK SET READONLY
  • Bila berhasil, maka Anda perlu memastikannya dengan cara jalankan command ATTRIBUTES DISK. Bila memang berhasil, maka akan ada catatan status berupa Read-only: YES
  • Silahkan Anda keluar dari CMD dan Anda bisa dengan tenang meminjamkan flashdisk milik Anda tersebut pada orang lain
  • Jika masih bingung dengan cara tersebut kamu juga bisa menggunakan dengan bantuan program hard drive protection easy setup.

Dengan langkah-langkah di atas. Maka flashdisk Anda akan aman. Meskipun demikian, data yang terdapat dalam flashdisk tersebut masih bisa Anda akses, copy bahkan dijalankan. Namun sayangnya, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Anda tidak dimungkinkan untuk mengedit, menghapus atau bahkan menambahkan data yang baru ke dalamnya.

Jangankan melakukan hal tersebut, melakukan format flashdisk juga Anda tidak akan bisa. Anda baru bisa melakukan semua hal itu apabila status Read-Only dhilangkan. Oleh karena kelebihan dan kekurangannya itu, maka cara melindungi flashdisk dari virus satu ini lebih cocok diterapkan pada kondisi tertentu. Kondisi yang dimaksud ialah apabila flashdisk usb berisi data-data backup, apabila flashdisk berisi data yang tetap seperti master instalasi Windows maupun data-data lain yang tidak ingin Anda hilangkan atau hapus.

2. Memasang antivirus portabel pada flashdisk


Memasang antivirus pada flashdisk juga merupakan cara melindungi flashdisk dari virus yang brilian. Cara ini akan membantu mengamankan data sekalipun Anda menggunakan flashdisk pada sembarang komputer yang belum terlalu jelas keamanannya.

Jadi, begitu Anda selesai menggunakan flashdisk pada suatu komputer, Anda dapat menjalankan antivirus portabel tersebut. Tujuannya ialah untuk memastikan kebersihan flashdisk dari virus sebelum akhirnya dipasang di komputer atau laptop pribadi.

Selain membantu mengamankan data dalam flashdisk, cara ini juga akan membantu mengurangi risiko komputer terinfeksi virus yang terbawa oleh flashdisk. Untuk saat ini terdapat banyak antivirus portabel yang bisa Anda pasang pada flashdisk. Silahkan Anda pilih salah satunya saja.

3. Dengan menggunakan smadav (pro)


Cara yang ketiga ialah menggunakan Smadav. Bukan hanya berperan sebagai antivirus lokal yang akan membantu mengamankan komputer, Smadav juga mampu memberikan perlindungan terhadap perangkat flash drive. Untuk menggunakannya silahkan ikuti langkah-langkah berikut:

Langkah tutorial

  • Pastikan bahwa Anda sudah mempunyai Smadav lalu tancapkan flashdisk yang hendak dilindungi pada port USB yang tersedia
  • Selanjutnya bukalah Smadav
  • Klik Menu Tools, kemudian pilih opsi Smad Lock
  • Berikan tanda centang atau ceklis pada flashdisk yang hendak dilindungi
  • Pilih Lock sebagai langkah terakhir
  • Cek flashdisk dan pastikan di dalamnya terdapat folder yang bernama Smad-Lock (Brankas Smadav). Jangan rename atau hapus folder tersebut karena folder inilah yang aman dari virus. Jadi sebaiknya Anda menyimpan file-file penting ke dalamnya

Dalam folder Smad-Lock (Brankas Smadav) terdapat satu file yang berisi petunjuk tentang cara menggunakan berikut dengan format file yang bisa disimpan di dalamnya. Anda dapat menerapkan cara ini pada semua flashdisk yang Anda punya. Kabar baiknya lagi, Anda bisa menggunakan Smadav untuk melindungi hardisk eksternal.

4. Tanpa Menggunakan Software


Jika cara melindungi flashdisk dari virus yang sebelumnya menggunakan software antivirus Smadav, cara yang keempat ini tidak menggunakan software apapun. Untuk melakukannya, silahkan pahami langkah-langkah berikut terlebih dahulu.

Langkah tutorial

  • Pasang flashdisk pada port USB yang ada. Sebagai langkah pengamanan, Anda dapat scan flashdsik tersebut terlebih dahulu dengan antivirus yang ada pada komputer atau laptop
  • Buatlah folder dalam flashdisk tersebut dengan nama inf.
  • Bukalah folder yang baru dibuat tadi, lalu buat juga suatu file dengan format .txt. Untuk ini, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan notepad
  • Berikan nama pada file yang telah dibuat dengan huruf-huruf yang unik. Anda bisa memanfaatkan Character Map untuk melakukannya. Adapun Character Map itu sendiri adalah aplikasi bawaan dari Windows. Untuk membukanya, bisa dilakukan dengan mengklik Start, lalu cari Windows Accessories dan buka.

Setelah terbuka, Anda akan menemukan aplikasi Character Map. Sampai di sini, buatlah nama dengan huruf yang unik. Caranya ialah dengan mengganti font tulisan sehingga menjadi font yang pada bagian belakangnya terdapat kata Unicode. Misal, font Arial menjadi Arial Unicode. Copy huruf tersebut lalu paste pada nama file yang disebutkan sebelumnya

Setelah Anda menyelesaikan berbagai tahapan di atas, maka dalam flashdisk Anda nanti akan terdapat folder bernama autorun.inf. Dalam folder tersebut juga akan ada file yang namanya unik. Anda bisa membiarkan file tersebut, sementara untuk menyimpan berbagai file lain dapat Anda lakukan di luar folder autorun.inf itu.

5. Berhati-Hati Dalam Menggunakan Flashdisk


Cara melindungi flashdisk dari virus yang juga sangat penting untuk diperhatikan ialah berhati-hati dalam menggunakan flashdisk. Anda tahu bahwa jangan sembarangan menancapkan flashdisk dalam komputer, terlebih komputer yang digunakan oleh banyak orang atau komputer umum. Hati-hati juga saat mengcopy file dari laptop atau komputer lainnya.

Disamping itu, tidak ada salahnya juga jika Anda berlaku hati-hati dalam meminjamkan flashdisk. Pasalnya, Anda tidak tahu apakah si peminjam akan menggunakan flashdisk tersebut di komputer yang aman atau tidak. Disarankan juga agar Anda menggunakan flashdisk hanya pada komputer yang sudah dilindungi oleh antivirus.

Untuk Anda yang suka membuka atau mendownload file yang berasal dari sumber kurang terpercaya, sebaiknya jangan lakukan hal ini lagi. Kalaupun Anda ingin mendownload, sebaiknya lakukan dari portal download terpercaya. Lebih bagus lagi jika Anda mendownload berkas yang diinginkan dari situs official resminya.

Jadi, untuk cara melindungi flashdisk dari virus tidak hanya dapat dilakukan dengan memanfaatkan software antivirus maupun trik yang lainnya. Namun juga bisa dilakukan dengan cara meningkatkan kewaspadaan Anda, stay safe.

Penutup

Oke cukup sekian tentang artikel informasi 5 cara mudah melindungi flashdisk dari bahaya virus, semoga informasi ini berguna dan bermanfaat bagi banyak orang, dan terimakasih telah berkunjung di website softwaretempur, sampai jumpa artikel selanjutnya, hehe.